Shit Story

Sedih. Banget. Melihat seorang teman baik menutup blognya.
Karena tersinggung (kesalahpahaman?) pada sebuah diskusi, yang menurut dia sudah sangat menyinggung perasaan dan harga dirinya. Aku juga jadi merasa bersalah karena memicu terjadinya diskusi tertutup itu.

Menurutku? Hmmm…. Aku diberi seluruh forwardan isi diskusinya. Tapi aku ikut eneg dan muak bacanya dari awal, sehingga memilih untuk delete all, tidak peduli lagi apa yang mereka bicarakan.

Beberapa oknum memang menurutku keterlaluan becandaannya di situ.
Malahan ada oknum tertentu yang egois. Saat orang lain cerita tentang kesusahannya, dia ledekin dan hina-dina seenaknya sampai beberapa tersinggung. Dia bilang itu becanda, jangan diambil hati. Tapi saat dia berada dalam kesusahan dan ada yang ngledekin, dia misuh-misuh dan marah gak terima, mengatakan si teman gak tau perasaan orang lain. HEY, perlu cermin ya kamu?!

Pertemanan macam apa ini… Tidak menghargai teman yang sudah loyal, berkorban keringat dan pikiran, tidak ada usaha perbaikan….

Aku juga jadi capek (dah berapa kali ya ngomong gini?). Lebih suka bertemu beberapa orang yang masih nyaman untuk diajak jalan, daripada harus rame2…. Gak nyaman. :|

4 Comments »

  1. iambadung Said,

    July 22, 2008 @ 2:00 pm

    friend in need is a friend indeed.. :)

    kalau gak bisa take and give lagi ya memang harus diobrolinlah, :) :)

  2. Mbilung Said,

    July 22, 2008 @ 5:11 pm

    berani menggodai ya mestinya harus bisa terima jika digodai.

  3. latree Said,

    July 23, 2008 @ 3:18 am

    remember why I said ga comfortable keroyokan? karena aku ga bisa terlalu dekat dengan banyak orang, apalagi sekaligus. hatta di blog. aku yang error, ga bisa langsung terima semua orang apa adanya…..

    ya.. i see…
    ayo kapan2 kopdar ber2-3 lagi.. :D

  4. zam Said,

    July 23, 2008 @ 11:04 am

    ngusilin orang, ndak mau diusilin, cemen namanya..

    *ngambil cermin*

    aku ternyata ganteng juga..

    hmm itu pasti cermin yg salah, zam! :lol:

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment