Byar Pet!

Ggggrrr…

Udah ketak-ketik panjang buat posting. Tiba-tiba mati lampu, cuma njegleg (halah apa sih bahasanya :p) beberapa detik. UPS-ku sudah lama tewas. Pas nyalain komp lagi, lha kok belum ke-save yak paragraf2 lainnya, hanya ada 1 paragraf pertama sajah… *keluh*
Padahal kan di wp ini ada auto-save. Mungkin karena firefox-nya aku restore session, belum ke-save session akhir pas ketak-ketik tadi. :|

Soal pemadaman listrik, jadi inget di Pangkal Pinang kemarin…

__(’Read the rest of this entry »’)

Comments (2)

Forgetful

Iya, aku ini pelupa. Sangat. Dalam beberapa hal yang hanya diucapkan -seperti kata dan cerita. Bahkan yang seharusnya dianggap penting.

Jadi, aku minta maaf atas segala kata-cerita yang sempat terlupakan… :)

Mungkin kamu benar, karena aku lagi konsen sama yang lain saat ngobrol….

*Konsen meredakan rasa salting…

Comments (4)

Shit Story

Sedih. Banget. Melihat seorang teman baik menutup blognya.
Karena tersinggung (kesalahpahaman?) pada sebuah diskusi, yang menurut dia sudah sangat menyinggung perasaan dan harga dirinya. Aku juga jadi merasa bersalah karena memicu terjadinya diskusi tertutup itu.

Menurutku? Hmmm…. Aku diberi seluruh forwardan isi diskusinya. Tapi aku ikut eneg dan muak bacanya dari awal, sehingga memilih untuk delete all, tidak peduli lagi apa yang mereka bicarakan.

Beberapa oknum memang menurutku keterlaluan becandaannya di situ.
Malahan ada oknum tertentu yang egois. Saat orang lain cerita tentang kesusahannya, dia ledekin dan hina-dina seenaknya sampai beberapa tersinggung. Dia bilang itu becanda, jangan diambil hati. Tapi saat dia berada dalam kesusahan dan ada yang ngledekin, dia misuh-misuh dan marah gak terima, mengatakan si teman gak tau perasaan orang lain. HEY, perlu cermin ya kamu?!

Pertemanan macam apa ini… Tidak menghargai teman yang sudah loyal, berkorban keringat dan pikiran, tidak ada usaha perbaikan….

Aku juga jadi capek (dah berapa kali ya ngomong gini?). Lebih suka bertemu beberapa orang yang masih nyaman untuk diajak jalan, daripada harus rame2…. Gak nyaman. :|

Comments (4)

Kurang…

Jeng, loe gak takut ya kalo lagi perjalanan sendirian gitu? Ke luar kota, bahkan luar jawa kmrn?
Emang takut kenapa?
Ya digangguin cowok misalnya. Apalagi di jakarta..
Hmm…biasa aja tuh. Selama gue di Jakarta, aman-aman aja tuh. Bahkan gue sangat menikmati keamanan angkot di Jkt dibanding Smg.
Oh ya?? Gak pernah dicopet, dicolek2?
Ya alhamdulillah gak pernah kl di Jkt 5 tahun itu :D Di Smg malah pernah, jd gak mau ngangkot di Smg. :| Kl soal copet kan tergantung bawa dirinya gimana, lha gue kan kagak pernah pake perhiasan apa2, penampilan sederhana, tidak mengundang copet. :mrgreen:
Lha kalo cowok2 usil? ngegoda?
Kata temen gue yg sok suka menerawang sih katanya gue ini auranya membuat cowok-cowok macam itu cuma berani lirik2 doank, gak ada yang berani goda-goda.
Gue rasa temen loe salah, jeng… Bukan karena aura loe menakutkan, tp karena loe memang kurang cakep kale… *kabor*

Dasar! :lol:

Comments (4)

Sebuah Pertanyaan

Bagaimana aku bisa tahu kalau kamu menganggapku special,
jika ternyata kamu memang baik terhadap semua wanita?

:)

Comments (17)

Unpredictable Trip

Sudah seminggu lebih tidak di rumah, dalam rangka trip Jkt-Pk.Pinang-Jkt.
Ini traveling yg unpredictable. Serius.

Alasannya, aku memang tidak sedang merencanakan traveling lagi dalam bulan ini, gara-gara belum lama sudah jalan ke Surabaya dan Jogja. Tapi ternyata, Tuhan mungkin berkata lain. Kesempatan ke luar Jawa adalah hari Minggu itu. Daripada tanggung menghabiskan wiken di Semarang, dan karena juga ada meeting yang perlu dilakukan dengan partner, jadi aku memilih sekalian menghabiskan akhir minggu kmrn ini di Jakarta. Yang ternyata malah melebar ke Bogor dan Cibubur.
Dan menyenangkan. :)

Terima kasih, teman-teman semuaaa… :)

Namanya unpredictable trip, pulangnya juga susah diperkirakan. Barusan ngecek jumlah seat untuk Senin dan Selasa, lha kok kereta dengan jam yang diinginkan seatnya sudah tipis, bahkan untuk Senin ini sudah tidak mungkin pulang malam hari krn seat Senin malam tinggal NOL!!! :cry: Pulang Senin pagi gak mungkin krn ada sedikit urusan lagi.
Seat Selasa malam juga tinggal belasan, besok bisa saja sudah habis. Oh tidaakk…!

Pulang Rabu? Bisa dipecat deh gue kalo gak balik-balik… :mrgreen:
Mungkin Selasa pagi deh pulang. Padahal aku lebih suka berangkat pulang pakai kereta malam (walau lebih mahal), karena lebih tenang dan santai, dan biasanya ada yang bisa mengantar atau setidaknya menemani nunggu kereta. :P Kalau pagi ya paling sendiri deh. Nunggu sendiri trus bengong, gak enak…apalagi kalo keretanya telat.
Kita lihat saja besok deh… :|

Comments (2)

Next entries » · « Previous entries